Mencoba Menemukan Diriku dalam Perjalanan Demi Perjalanan

Perjalanan Menemukan Jati Diri



Aku mencoba menemukan diriku dalam perjalanan-perjalanan. sambil menyusun beberapa hal dan mencoba melakukannya dengan harapan segera tercapai semua harapan. Walau kadang tak sesederhana itu. sering melelahkan. kadang sering terdiam ga tau harus bagaimana. Keterpojokan membuat kita sadar bahwa bukan kita yang benar-benar berwenang atas nasib kita sendiri. Kita diberi nafas yang sewaktu-waktu diambil. kita seakan-akan bisa berlari bebas melakukan apa saja. Nyatanya dengan ijinNya.

Aku melihat mereka-mereka yang membangun sesuatu dan berhasil terbangun dan mulai menikmati hasil bangunannya. Sementara aku harus menemukan diriku selalu berpindah-pindah dari satu urusan ke urusan yang lain dan tak pernah ada satu bangunan pun yang jadi.

Apa Itu yang Membuatku Menjadi Sedih Seharian Ini?

Perasaan yang tak diundang namun menguasai. Perasaan yang kucoba usir dengan nasi padang dan sekaligus mentraktir pak saihul nasi padang juga namun tak terusir pula rasa sedih itu.

Ini jenis sedih yang tak membuat menangis namun cukup membangun banyak tanya. Kenapa?

Desember kemaren ku ke surabaya, bali, jakarta, padang, jakarta, bandung, jakarta, makassar, surabaya, dan kembali ke mojokerto.

Kubayar kost 2,3 juta yang hanya bisa aku tinggali 5 harian. akhirnya aku ga mau kost bulanan lagi. pindah ke kost harian.

Di bandung baru 2 hari, lalu ke jakarta 2 hari, lalu ke bandung 2 hari, lalu ke jakarta lagi setelah itu jawa timur, lalu jakarta, lalu padang, payakumbuh, pekanbaru, medan. itu rencanaku januari 2024.

Posting Komentar untuk "Mencoba Menemukan Diriku dalam Perjalanan Demi Perjalanan"