Bukan Salah Strategi, Namun Salah Menjalin Hubungan Prioritas

.

.


Kita belajar bertahun membaca buku-buku ikut kelas-kelas, seminar, mentoring, pendampingan. Namun duitnya kadang kalah sama petani yang sudah istirahat jam 10 pagi.

Kita mempelajari berbagai macam strategi sukses, menerapkannya, dan berharap banyak dari situ. Namun kita kehilangan banyak di hubungan-hubungan dengan keluarga dan handai tolan.

Kita dikenal baik oleh karyawan kita namun tidak dengan pasangan sendiri.

Jika dulu tugasnya ibadah 50 kali lalu di negosiasi menjadi 5 kali. Semestinya manusia diciptakan untuk sanggup ibadah 50 kali dan rejeki tetap ada yang mengatur dengan penuh kelimpahan.

Sungguh kita sibuk kesana-kemari dan ternyata tak kemana-mana

Sebenarnya bukan salah strategi karena yang tidak berstrategi 'seunggul' kita pun hidupnya jauh lebih berkecukupan bahagia

Benahi hubunganmu dengan yang lebih prioritas

 

Posting Komentar untuk "Bukan Salah Strategi, Namun Salah Menjalin Hubungan Prioritas"