Cari Solusinya, Bukan Salahnya [ Serahkan Pada Ahlinya ]

.

.


[ SAYA SUDAH MELAKUKAN SAMA SEPERTI YANG MEREKA LAKUKAN TAPI KOK HASILNYA BERBEDA? ]


Mungkin ini kisahnya :

“Saya sudah melakukan ini itu, saya sudah kesana kemari untuk menjemput rejeki (atau jodoh), kok sudah sekian tahun hidup saya begini-begini saja”

“Setiap saya kerjasama dengan orang lain kok saya selalu ditipu ya? Padahal saya berniat baik menolong mereka awalnya”

“Saya ini sering bantu orang, sering kasih masukan, tips, trik. Mereka lakukan ide-ide saya dan Alhamdulillah berhasil. Saya sendiri ga berhasil”

“Saya sudah sedekah, saya sudah berbagi, tapi kok hidup begini-begini saja”

“Saya sudah berdoa…”

“Saya sudah melakukan hal-hal yang orang lain lakukan… mereka berhasil sukses, tapi saya kok…”

Mau dicari salahnya atau solusinya?


Jangan mencari salahnya dimana, carilah solusinya. Karena mencari solusi lebih baik daripada mencari salah. Lebih feel good juga.

Jika mindesetnya sudah ‘lebih pas’, baru perjalanan Anda bisa dilanjutkan…

Saran saya, cari solusinya pada ahlinya. Cari mentor, lalu berkonsultasi. Bayar harganya, kembalinya pasti banyak. Karena ada yang tidak bisa dibayar dengan uang : waktu yang terbuang karena Anda menunda-nunda.

Dulu aku setiap menjalin hubungan, setiap mulai bahas pernikahan, lalu ribut dan buyar. Beberapa kali begitu. Akhirnya aku konsul sama ahlinya mental block dan sejenis, pak Okta (www.Oktastika.com). Kisaran setahun kemudian aku menikah.

Begitu


I Love You 


KESIMPULAN

  • Ga semuanya bisa dipikir sendiri, temui ahlinya, konsul langsung
  • Jangan konsul sama teman yang cuma bisa bilang : yang sabar
  • Anda butuh solusi, bukan butuh curhat, hehe

Posting Komentar untuk "Cari Solusinya, Bukan Salahnya [ Serahkan Pada Ahlinya ]"